config

Rabu, 25 November 2020

Alokasi nomor soal pada mags

50 hingga 99 : Uji coba (eksperimen)

100-499 (semester 1) 300-499 , pertengahan semster

500-999 (semester 2) 750-999 , pertengahan semester

Semester 1 :

Putaran 1 : 100-140
Putaran 2 : 140-180
Putaran 3 : 180-220
Putaran 4 : 220-260
Putaran 5 : 260-300
Putaran 6 : 300-340
Putaran 7 : 340-380
Putaran 8 : 380-420
Putaran 9 : 420-460
Putaran 10 : 460-500

Semester 2 :

Putaran 11 : 500-540
Putaran 12 : 540-580
Putaran 13 : 580-620
Putaran 14 : 620-660
Putaran 15 : 660-700
Putaran 16 : 700-740
Putaran 17 : 740-780
Putaran 18 : 780-820
Putaran 19 : 820-860
Putaran 20 : 860-900
Putaran 21 : 900-940
Putaran 22 : 940-980
Putaran 23 : 980-999

* Putaran berarti pertemuan setiap mapel

Rabu, 11 November 2020

M.Andri Gunawan Syam pertimbangkan aturan kirim tugas selama pandemi

M.Andri Gunawan Syam mempertimbangkan aturan yang kontroversial terhadap guru. Langkah ini untuk menghormati arahan guru. Aturan ini sebenarnya sudah ada dari SMP dimana ketika M Andri Gunawan Syam tugas tugas sekolah smp dulu banyak menumpuk sehingga menwajibkan hanya dari M.Andri Gunawan Syam yang mengirim tugas ke guru. Saya minta untuk terus melaporkan bug terhadap M.Andri Gunawan Syam ke via Whatsapp atau Facebook.

M.Andri Gunawan Syam

Kamis, 22 Oktober 2020

Proses unggah ke komputasi awan selesai konsumsi kuota turun drastis

M.Andri Gunawan Syam telah menyelesaikan proses upload ke komputasi awan  (cloud storage) dalam waktu 2 bulan 6 hari dari tanggal 14 Agustus hingga 20 Oktober 2020 dengan konsumsi kuota mencapai 119 GB dalam 2 bulan. Mags memastikan semua file dalam kondisi terupload sempurna tanpa kendala apapun.
Mags akan mengalihkan pemutaran musik dari awalnya komputer ke ponsel via cloud storage secara online yang berarti bisa diakses kapan saja saat berpergian manapun.
Untuk itu bisa leluasa apabila ada komputer lain ingin disalin maka itu bisa disalin dari cloud storage yang saya sebutkan tadi.
Keunggulan cloud storage lebih banyak manfaatnya jika dibanding disimpan ke media fisik seperti harddisk sama flashdisk. Mags juga memastikan setiap ada file baru akan juga di upload ke penyimpanan awan tersebut.

Sabtu, 17 Oktober 2020

M Andri Gunawan Syam : Tidak semua file bisa disimpan melalui Penyimpanan Awan

Ribuan file yang disimpan baik di komputer maupun di ponsel dipastikan tidak dapat disimpan semua ke dalam cloud storage. Saya mengungkapkan hal ini dikarenakan keterbatasan kapasitas penyimpnanan di google drive dan 4shared yang memberi 15 GB gratis untuk menyimpan file. Jadi mags hanya memilah file yang penting di simpan ke dalam cloud storage. File ekstensi seperti iso mungkin tidak bisa disimpan ke dalam cloud storage tersebut namun mags akan berusaha membuat akun cloud storage khusus untuk mengatasi masalah tersebut. Penggunaan cloud storage dapat mencegah terjadinya hal hal tidak diinginkan seperti media penyimpanan fisik seperti kartu memori dan flashdisk rusak atau terserang ransomware yang marak terjadi saat ini.

Selasa, 13 Oktober 2020

M.Andri Gunawan Syam tambah rekor baru konsumsi kuota bulanan 91.39 GB



Mags kembali catat rekor baru kuota bulanan pada tanggal 11 Oktober 2020. Ini kedua kalinya setelah bulan sepetember sebesar 76.38 GB. Mags mengatakan sebab masih belum terselesainya upload hingga saat ini ke cloud storage yang memicu konsumsi masih meningkat dan ditambah dengan download file sambil uploading berlangsung. Perlu diketahui rata rata konsumsi harian adalah 2.07 GB/per hari atau kiraan 1.89 GB/per hari tanpa upload. Rekor konsumsi kuota harian sebelumnya pernah tercatat di angka 3.45 GB.

Jumat, 02 Oktober 2020

M.Andri Gunawan Syam catat kenaikan konsumsi kuota sebesar 4.50 GB


M.Andri Gunawan Syam kembali catat rekor konsumsi kuota harian sebesar 4.50 GB di Indosat Ooredoo setelah di Smartfren di angka 3.45 GB hal dikarenakan M.Andri Gunawan Syam melakukan unggah file di cloud M.Andri Gunawan Syam diperkirakan akan menyelesaikan kegiatan ini sampai 8 Oktober 2020.


Sementara di Internet satu (Smartfren) pemakaian bulanan sudah mencapai di angka 68.97 GB dan diperkirakan tembus diangka 80 GB pada tanggal 8 Oktober 2020.

Minggu, 20 September 2020

Mengenal Doxing, Pencurian Data Pribadi Yang Marak di Media Sosial

Doxing kini menjadi salah satu kejahatan siber yang marak terjadi dan wajib diwaspadai. Doxing merupakan kegiatan mengumpulkan dan menyebarluaskan informasi serta data pribadi seseorang kepada publik, dan mempergunakannya untuk berbagai tindak kriminal yang merugikan. Doxing banyak dilakukan oleh para pelaku cyberbullying. Pencurian identitas, teror, hingga rusaknya reputasi sosial seseorang dapat menjadi salah satu akibat doxing. Selain itu, doxing juga dapat memicu reaksi sosial yang membahayakan seseorang. Memakai kata sandi unik dan melakukan two factor authentication (TFA), serta membatasi pembagian informasi di media sosial dapat menjadi langkah antisipasi agar aman dari doxing.

Jumat, 11 September 2020

M.Andri Gunawan Syam catat rekor konsumsi kuota bulanan sebesar 76.40 GB pada 10 September 2020


Tampilan konsumsi kuota diatas mencapai 76.40 GB

M.Andri Gunawan Syam melaporkan penambahan rekor konsumsi kuota naik 6.72 GB dalam 6 bulan ini sebesar 76.40 GB yang sebelumnya 69.68 GB pada bulan Maret 2020. Hal ini menjadikan menambah rekor bulanan dalam bulan september ini. 


Diketahui M.Andri Gunawan Syam sedang melakukan backup data file via cloud storage dalam 1 bulan terakhir dan terus dilakukan hingga selesai yang menyebabkan angka konsumsi kuota mengalami peningkatan secara dratis. M.Andri Gunawan Syam mengharapkan proses backup ini akan selesai dalam waktu 29 September 2020 agar dapat menurunkan konsumsi kuota bulanan dan menghemat sekitar 15% setelah uploading file ke cloud storage selesai.



Terpantau di aplikasi Internet Meter mencatat konsumsi kuota harian sebesar 2.91 GB di bulan September 2020. Angka tersebut dapat naik turun seiringnya proses pengunggahan file ke penyimpanan awan.



Jumat, 04 September 2020

Konsumsi kuota MAGS tembus 60 GB dalam 24 hari

M.Andri Gunawan Syam melaporkan lonjakan kenaikan konsumsi kuota perhari diatas 2 gb dengan rata rata 2.14 GB perhari. Hal ini akan meningkat prediksi dekati puncaknya di 70 GB pada tanggal 9 September 2020. MAGS mengungkapkan penyebab konsumsi kuota tinggi antara lain aktivitas belajar online dan proses uploading file ke cloud storage (penyimpanan awan). M.Andri Gunawan Syam mengalihkan file dari perangkat ke cloud storage untuk mengatasi masalah penyimpanan ponsel penuh selama ini terjadi. Rekor kuota sebelumnya terjadi pada tanggal 3 Maret 2020 konsumsi harian mencapai 3.17 GB dengan konsumsi bulanan 69.68 GB di bulan ini kemungkinan konsumsi bulanan ini akan mencapai 72.17 GB dalam tahun ini. Bulan lalu M.Andri Gunawan Syam mencatat pemakaian harian di angka 2.83 GB pada tanggal 30 Agustus 2020 di bulan September ini kemungkinan akan melebihi dari bulan sebelumnya.

Rabu, 02 September 2020

Musik keras

Musik keras [1] adalah musik yang dimainkan dengan volume tinggi, seringkali sampai mengganggu orang lain dan / atau menyebabkan kerusakan pendengaran . Ini mungkin termasuk musik yang dinyanyikan secara langsung dengan satu atau lebih suara, dimainkan dengan instrumen , atau disiarkan dengan media elektronik, seperti radio , CD , atau pemutar MP3 .

Musik yang dimainkan dengan volume yang sangat tinggi dapat mengganggu orang lain, dianggap tidak sopan oleh banyak orang, dan terkadang melanggar hukum.

Memutar musik keras yang terdengar dari luar properti dari tempat pemutarannya (seperti rumah, apartemen, kamar hotel, atau kendaraan bermotor) dianggap tidak sopan oleh banyak orang dan masyarakat. Di antara mereka yang menentang praktik tersebut, hal itu dapat mengakibatkan hilangnya rasa hormat dan kemungkinan tindakan hukum.Tetapi dalam pengaturan tertentu yang terkandung, seperti klub atau konser , musik sering dimainkan dengan sangat keras, tetapi dianggap dapat diterima.

Konsekuensi

Pidana

Lihat juga: Perilaku tidak tertib

Banyak yurisdiksi memiliki undang-undang yang mendefinisikan musik keras sebagai tindak pidana, biasanya pelanggaran ringan .[ butuh rujukan ] Definisi pasti tentang pelanggaran musik keras berbeda-beda menurut lokasi, baik pada volume tertentu (diukur dalam desibel ) atau jarak dari sumber tempat musik dapat didengar. Waktu siang hari juga sering menjadi faktor dalam hukum, dengan pembatasan di beberapa tempat hanya berlaku pada jam malam tertentu (mis. 11 malam-7 pagi). Besarnya upaya yang dilakukan oleh penegak hukum dalam menangani musik keras juga berbeda-beda di setiap lokasi.

Hukuman yang paling umum untuk suatu keyakinan adalah denda atau sanksi kecil lainnya. Tetapi pada kesempatan langka, musik keras bisa menjadi alasan untuk dipenjara. Pada Mei 2008, seorang wanita Inggris dijatuhi hukuman 90 hari penjara karena melanggar perintah pengadilan untuk tidak memutar musik yang mengganggu tetangganya sebelas kali. [2]

Polisi juga kadang-kadang menemukan kejahatan lain, seperti penggunaan obat-obatan terlarang , saat menyelidiki keluhan musik keras. [3]

Banyak layanan transportasi umum memiliki peraturan yang melarang penggunaan perangkat penghasil suara tanpa earphone , atau bahkan dengan earphone jika musik dapat didengar oleh orang lain. [ butuh rujukan ]Karena agen angkutan massal seringkali dioperasikan oleh pemerintah dan / atau disubsidi, aturan ini dapat ditegakkan secara hukum, dan pelanggaran dapat mengakibatkan penuntutan .

Pada tahun 2014, insinyur perangkat lunak Michael Dunn dihukum karena pembunuhan tingkat pertama setelah menembak mati Jordan Davis yang berusia 17 tahun dalam pertengkaran karena musik keras yang dimainkan Davis. [4]

Sipil

Cat kuning pada selembar film yang membungkus speaker bassmemainkan musik yang sangat keras.

Di banyak tempat, musik keras tidak dapat ditoleransi oleh pemilik properti, dan dapat menjadi alasan untuk tindakan sipil tertentu, seperti penggusuran dari properti sewaan .

Pemilik properti di lokasi yang dikunjungi pelanggan untuk sementara, seperti hotel , perkemahan , atau bisnis, dapat memerintahkan mereka yang memutar musik keras untuk meninggalkan properti.

Kesehatan

Informasi lebih lanjut: Efek kesehatan dari kebisingan

Mendengarkan musik keras secara terus-menerus dapat menyebabkan gangguan pendengaran . Institut Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( NIOSH ) telah mengembangkan seperangkat rekomendasi yang bertujuan untuk melindungi kesehatan pendengaran musisi dan mereka yang bekerja di tempat musik dan hiburan. [5]Bergantung pada tingkat suara musik dan durasi pemaparan, serta pelindung pendengaran yang digunakan jika ada, risiko kerusakan pendengaran dapat sangat bervariasi. [6] Musik yang diputar pada 85 desibel, atau tingkat suara, untuk waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan pendengaran, misalnya, tingkat suara di beberapa konser rock dapat mencapai 110-120 desibel berbobot A, dan pada tingkat tersebut, maksimum batas harian yang ditetapkan oleh sebagian besar standar dan peraturan dapat dicapai dalam waktu kurang dari satu menit pemaparan. [7] [8]

Mendengarkan musik keras secara terus-menerus juga dapat menyebabkan tinitus . [9]

Diperkirakan bahwa paparan musik keras akan menyebabkan sebanyak 50 juta orang Amerika menderita gangguan pendengaran pada tahun 2050. [10]

Minum berlebihan

Sebuah studi yang dilakukan oleh para ilmuwan Prancis menunjukkan bahwa musik keras menyebabkan lebih banyak konsumsi alkohol dalam waktu yang lebih singkat.Selama tiga Sabtu malam, para peneliti mengamati pelanggan dua bar yang terletak di kota berukuran sedang di barat Prancis .Partisipan termasuk empat puluh laki-laki berusia antara 18 dan 25 tahun, yang tidak menyadari bahwa mereka adalah subjek penelitian. Studi ini hanya menampilkan mereka yang memesan segelas bir (25 cl. Atau 8 oz.). Peneliti utama, Nicolas Guéguen, mengatakan bahwa setiap tahun lebih dari 70.000 orang di Prancis meninggal karena peningkatan konsumsi alkohol, yang juga menyebabkan kecelakaan mobil yang fatal.[11]