config

Sabtu, 19 Agustus 2017

Guru BK Bukan Polisi Sekolah

Fakta di lapangan, keberadaan Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah identik dengan masalah yang dihadapi siswa. Banyak siswa yang dianggap bermasalah diarahkan ke guru BK atau biasa disebut konselor untuk ditangani. Hal ini tidaklah salah, namun juga tak terlalu tepat. Ada kecenderungan guru BK ibarat polisi sekolah yang tugasnya menghukumi siswa bermasalah. Bahkan, siswa merasa tak nyaman berhubungan dengan guru BK, karena malu dan takut dianggap bermasalah oleh siswa-siswa lainnya. Seperti itukah wajah BK di sekolah?

Kenyataan tak dimungkiri apabila siswa kerapkali menjumpai masalah dalam kehidupannya. Masalah itu bisa berupa masalah pribadi, sosial, karir, pendidikan, dan lain sebagainya. Pada titik ini, ada individu siswa yang bisa mengatasi masalahnya tanpa intervensi pihak lain. Di sisi lain, ada individu siswa yang membutuhkan intervensi pihak lain untuk menyelesaikan masalahnya.

Terkait perlunya intervensi pihak lain dalam upaya mengatasi masalah individu siswa, keberadaan BK di sekolah menemukan fungsi dan perannya. BK, papar Eti Nurhayati (2011), adalah ilmu pengetahuan, seni, sekaligus sarana untuk menolong manusia yang sedang membutuhkan pertolongan dari masalah yang sedang dihadapi atau dari masalah yang kemungkinan akan dihadapinya. Artinya, BK memang berupaya membantu individu siswa mengatasi masalahnya, namun BK juga berfungsi melakukan usaha preventif agar individu siswa terhindar dari masalah.

Menurut Dedi Supriadi (2004: 209-210), ada beberapa alasan mengenai pentingnya layanan BK di sekolah. Pertama, perbedaan antara individu. Setiap siswa mempunyai perbedaan antara satu dengan lainnya, di samping persamaannya. Perbedaan menyangkut kapasitas intelektual, keterampilan (skills), motivasi, persepsi, sikap, kemampuan, minat, dan lain-lain. Kedua, siswa-siswa menghadapi masalah-masalah dalam pendidikan. Masalah-masalah tersebut bisa masalah-masalah pribadi, hubungan dengan orang lain (guru, teman), masalah kesulitan belajar, dan lain-lain. Dalam penyelesaiannya seringkali tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan memerlukan bantuan orang lain untuk berdialog. Orang lain maksudnya adalah orang yang mau mengerti diri siswa dan mengetahui cara penyelesaiannya. Dalam setting sekolah, konselor adalah orang yang dituntut untuk dapat memberikan bantuan tersebut.

Ketiga, masalah belajar. Siswa datang ke sekolah dengan harapan agar bisa mengikuti pendidikan dengan baik. Tidak selamanya demikian. Ada berbagai masalah yang mereka hadapi, bersumber dari stress karena tugas-tugas, ketidakmampuan mengerjakan tugas, keinginan untuk bekerja sebaik-baiknya tetapi tidak mampu, ingat kepada keluarga (homesick), persaingan dengan teman, kemampuan dasar intelektual yang kurang, motivasi belajar yang lemah, dan lain-lain. Masalah-masalah tersebut tidak selalu diselesaikan dalam setting belajar-mengajar di kelas, melainkan memerlukan pelayanan secara khusus oleh konselor melalui konsultasi pribadi.

Ditinjau lebih jauh, banyak hal yang sebenarnya perlu digarap guru BK di sekolah. Pembentukan konsep diri siswa perlu dilakukan. Bagaimana pun, perbedaan-perbedaan individu (individual differences)antara siswa satu dengan siswa yang lain tak terhindarkan. Siswa dengan konsep diri yang baik dapat menerima kelebihan dan kekurangan dirinya. Adakanya siswa merasa rendah diri dengan bentuk fisik atau faktor lainnya, sehingga menghambat pencapaian tujuan belajarnya. Melihat nilai mata pelajarannya rendah dibandingkan siswa-siswa lainnya, ada siswa yang patah semangat dan kehilangan motivasi sehingga malas berangkat ke sekolah. Guru BK berkepentingan membangun konsep diri siswa, sehingga tak menyebabkan siswa memiliki masalah di kemudian hari. Jika siswa memiliki masalah, guru BK melakukan upaya identifikasi untuk membantu siswa menyelesaikan masalahnya secara tepat.

Tak bisa dimungkiri apabila persoalan-persoalan siswa cukup kompleks. Masalah yang dialami siswa memiliki kompleksitas tersendiri yang tak mungkin dihadapi dengan metode yang sama. Siswa bukan individu yang terpisah dari lingkungan. Permasalahan siswa dimungkinkan akibat faktor lingkungan, seperti lingkungan teman sebaya, keluarga, dan masyarakat. Terpaan arus informasi dan media massa yang kurang positif juga berpengaruh terhadap pembentukan kepribadian siswa. Maka, tantangan yang dihadapi guru BK tidaklah ringan. Kasus kenakalan siswa seperti penggunaan obat-obatan terlarang dan perilaku seks bebas perlu juga mendapatkan fokus tersendiri oleh guru BK di sekolah.

Terkait stigma guru BK sebagai polisi sekolah dimungkinkan akibat keberadaan guru BK di sekolah yang tidak diberikan tugas sebagaimana fungsinya. Hal ini karena kekurangpahaman pihak sekolah atau kepala sekolah sebagai pengambil kebijakan terkait fungsi BK di sekolah. Di sisi lain, wajah cerah guru BK bukannya tak ada. Ada sekolah yang mengalokasikan jam khusus bagi guru BK untuk memberikan layanan kepada siswa secara klasikal di kelas. Di sekolah, ruangan BK semestinya representatif untuk pelaksanan tugas guru BK. Interaksi guru BK dengan siswa selayaknya bersahabat, sehingga siswa merasakan kenyamanan berkomunikasi atau mengungkapkan masalahnya. Kompetensi dan profesionalisme guru BK perlu ditingkatkan agar dapat melaksanakan layanan secara baik.

Sebagai bagian dari penyelenggaraan pendidikan di sekolah, BK memiliki peranan penting. BK bertujuan membantu siswa mengenal dan memahami dirinya, menerima dan mengarahkan dirinya, dan dapat mengaktualisasikan dirinya sesuai potensi dan kemampuan objektifnya. Guru BK bisa memprogramkan layanan untuk membangun motivasi dan kepercayaan diri siswa dalam mewujudkan keberhasilan meraih cita-citanya. Kondisi siswa yang telah baik perlu juga dipelihara dan dijaga, bahkan dikembangkan lebih baik lagi. Dengan layanan BK di sekolah, siswa harapannya dapat menemukan makna dalam dirinya sebagai individu manusia yang berharga untuk menjalankan kehidupan sebaik-baiknya. 

Rabu, 16 Agustus 2017

9 Cara Aman Memakai Elpiji

Sejak diberlakukannya konversi bahan bakar minyak tanah ke elpiji, muncul berita-berita mengenai kebakaran yang diakibatkan oleh meledaknya tabung elpiji. 

Kejadian ini sebagian berawal dari kelalaian dalam pemasangan dan pemeliharaan tabung serta kompor. Akibatnya, kebocoran gas pun terjadi dan menyulut kebakaran. Selain itu, beredarnya tabung elpiji palsu juga menjadi penyebab. 

Sebenarnya elpiji tidaklah berbahaya. Bahkan jika paham dan cermat menggunakannya, elpiji jauh lebih aman dan efisien. Nah, berikut ini cara-cara yang harus dilakukan saat memakai elpiji di rumah.

1. Ketahui sifat elpiji. Elpiji adalah campuran berbagai unsur hidrokarbon yang berasal dari gas alam. Dengan menambah tekanan dan menurunkan suhunya, gas berubah menjadi cair. Karena itu elpiji dipasarkan dalam bentuk cair di tabung-tabung logam bertekanan. Elpiji memiliki sifat berikut:
* cairan dan gasnya sangat mudah terbakar, 
* gas tidak beracun, tidak berwarna, dan biasanya berbau menyengat, 
* gas dikirimkan sebagai cairan yang bertekanan di dalam tangki atau silinder, 
* cairan dapat menguap jika dilepas dan menyebar dengan cepat. 

2. Perlakukan tabung elpiji dengan hati-hati. Letakkan kompor dan tabung elpiji di tempat datar dan di ruangan yang memiliki ventilasi udara yang baik. Idealnya, ventilasi dapur berada di dinding bagian bawah dan mengarah ke luar. Ini karena letak elpiji yang juga di bawah. Dengan demikian, jika tidak sengaja terjadi kebocoran, gas akan langsung tersalurkan ke luar. Tabung elpiji harus ditempatkan jauh dari kompor atau sumber api lain. Upayakan agar tabung tidak terpapar panas atau sinar matahari secara langsung. 

3. Buka jendela sebelum menyalakan kompor. Jika dapur tak memiliki sirkulasi udara yang baik, bukalah jendela atau pintu terlebih dulu sebelum menyalakan kompor. Seandainya terjadi kebocoran, jendela atau pintu yang terbuka memungkinkan gas tersebut keluar. Lakukan hal yang sama bila dapur dalam keadaan tertutup dalam jangka waktu lama. Biarkan jendela dan pintu terbuka selama beberapa menit sebelum menyalakan lampu atau peralatan elektronik lainnya. 

4. Perhatikan keadaan selang dan regulator. Selang harus terpasang erat dengan penjepit regulator maupun kompor. Pastikan selang tidak tertidih atau tertekuk. Pasang regulator pada mulut tabung elpiji. Setelah posisinya pas dan erat, putar tuas pengaturnya yang berwarna hitam sehingga tanda panahnya mengarah ke bawah dan terdengar bunyi "klik". Pemasangan yang baik tidak akan menyebabkan regulator terlepas dari mulut tabung elpiji. 

5. Periksa kondisi tabung secara teratur.Hal ini bertujuan untuk mengetahui seandainya terjadi kebocoran sehingga bisa segera dilakukan tindakan untuk mengatasinya. Periksa bagian-bagian yang rawan kebocoran, yaitu sambungan regulator dengan mulut tabung serta sambungan selang ke regulator dan ke kompor. Gosoklah bagian-bagian tersebut dengan air sabun. Apabila terjadi kebocoran, akan muncul gelembung-gelembung udara pada air sabun dan tercium bau khas elpiji. 

6. Bersihkan kompor, selang, regulator, dan tabung secara teratur. Kompor maupun tabung gas yang kotor, juga bisa memicu insiden berbahaya. Saat memasak mungkin saja bagian-bagian itu terkena percikan makanan. Jika dibiarkan, baunya bisa mengundang binatang, terutama tikus. Tikus bisa menggigiti selang sehingga bolong.

7. Ketahui ciri-ciri terjadinya kebocoran.Berikut ini adalah poin-poin yang bisa dijadikan acuan:
* tercium bau khas elpiji yang menyengat, 
* terdapat embunan di sekitar bagian tabung, seperti pegangan tabung (neck ring), mulut tabung, dan dudukan tabung (foot ring),
* terdengar bunyi mendesis pada regulator. 

8. Bertindak cepat. Jika terjadi kebocoran pada tabung elpiji, segera lepaskan regulator dan bawa tabung ke luar ruangan. Letakkan di tempat terbuka. Jangan menyalakan api atau listrik saat terjadi kebocoran. Jika ragu, sebaiknya panggil agen atau penjual elpiji. Bila memang tabungnya bocor, kembalikan pada agen untuk diganti dengan tabung yang baru. 

9. Gunakan peralatan yang sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).Banyaknya insiden peledakan tabung elpiji juga terjadi karena penggunaan tabung gas dan peralatan konversi elpiji yang palsu. Anda tentu harus hati-hati. Untuk menghindarinya, sebaiknya manfaatkan paket konversi resmi keluaran Pertamina sesuai SNI. 

Kamis, 10 Agustus 2017

Mengapa Anak-anak Membutuhkan Sepupu?

Ada satu masa dalam sejarah dimana anak-anak dinikahkan dengan sepupu mereka untuk menjaga garis keturunan dan supaya harta keluarga tidak jatuh ke tangan orang asing. Namun praktek itu sudah kuno dan tidak lagi dilakukan mereka yang lebih modern.

Kini sepupu lebih sering dianggap sebagai keluarga dekat, bahkan seringkali lebih dekat dari teman, adik, atau kakak kandung, terutama bila mereka sebaya. Seorang paman akan tetap menjadi paman. Kakek adalah kakek. Namun sepupu bagi anak-anak bisa menjadi teman sekaligus saudara. Inilah sebabnya mengapa anak-anak perlu dekat dengan sepupu mereka.

"Sepupu menjadi penting bagi anak, apalagi saat ini keluarga makin tersebar," kata Dr. Kristina S. Brown, Ketua Departemen Terapi Pasangan dan Keluarga di Universitas Alder. "Mereka menjadi tempat berbagi di luar keluarga inti kita.”

Kebanyakan sepupu bisa diandalkan dalam memberi dukungan secara. Mereka membantu di masa-masa sulit atau untuk berbagi kebahagiaan. Tentu ini juga berlaku untuk anggota keluarga lainnya, seperti paman, bibi dan lainnya. Namun sepupu secara unik bisa memberikan dukungan emosional terlebih karena mereka satu generasi dengan kita.

"Pengalaman dan kesamaan pikiran lebih mudah bagi anak dan sepupunya untuk memiliki hubungan dekat," kata Brown. Jadi meskipun dipisahkan oleh jarak, mereka cenderung terikat oleh faktor unik generasi yang sama. Hal ini membuat sepupu mudah akrab kembali meskipun lama tak bertemu.

Lebih dari itu, hubungan ini juga bisa membantu sepupu lebih memahami satu sama lain walau mereka tumbuh dalam lingkungan berbeda—baik itu politik atau pun sosial. Perbedaan pandangan politik yang cenderung bisa memecah-belah misalnya, bisa diredam dalam ikatan keluarga.

Baca: Mengapa Pria Butuh Teman yang Gila

Selain kesamaan yang memudahkan dalam mendukung satu sama lain secara emosional,  dukungan antar sepupu bisa menjadi jauh lebih konkret.

Dalam studi tahun 2013 yang diterbitkan British Journal of Psychology ditemukan bahwa orang jauh lebih mungkin membantu kerabat, termasuk sepupu, sebelum mereka membantu teman. Bahkan jika secara emosional mereka tidak terlalu dekat, adanya hubungan kekeluargaan membuat orang cenderung lebih bersedia membantu.

Mungkin memang ada dorongan genetik untuk membantu mereka yang berkerabat dengan kita, namun ada juga kedekatan emosional yang dibawa dan dicontohkan oleh orang tua.

Karenanya Brown menyarankan agar sejak kecil anak-anak memiliki hubungan yang dekat dengan sepepu-sepupu mereka. Orangtua misalnya bisa mengajak sepupu liburan bersama anak-anaknya.

"Hal ini memungkinkan anak-anak dan sepupu bukan saja terhubung secara genetis, namun juga lebih dekat secara emosional," ujar Brown.

Kelak dalam kehidupannya, anak akan merasa lebih bahagia karena memiliki saudara-saudara dekat yang bisa diandalkan.

Pengertian edukasi,macam-macam edukasi,dan manfaatnya bagi manusia

Edukasi adalah proses pembelajaran yang dilakukan baik secara formal maupun tidak formal yang bertujuan untuk mendidik,memberikan ilmu pengetahuan dan mengembangkan potensi diri pada manusia dan mewujudkan proses pembelajaran itu dengan lebih baik.
Edukasi ini mempunyai tujuan untuk mengembangkan kecerdasan,kepribadian manusia untuk memiliki akhlak yang mulia,mampu mengendalikan diri,memiliki keterampilan,dan kreativitas yang tinggi,dan tentunya juga untuk mendidik manusia menjadi lebih baik.

Kata Edukasi lebih dikenal khalayak umum sebagai pendidikan.
Edukasi ini dimulai dari awal sejak bayi sampai seumur hidupnya.
Edukasi atau pendidikan bukan hanya dilakukan pada lingkungan formal seperti sekolah atau perguruan tinggi,tetapi edukasi juga bisa dilakukan pada lingkungan yang tidak formal,seperti dalam lingkup yang lebih sederhana yaitu dalam keluarga bisa terjadi interaksi antara anak dan orangtua,sejatinya edukasi atau pendidikan sudah diberikan oleh orangtua kepada kita anaknya mulai sejak bayi,seperti mengajak kita berbicara,mengajari kita berjalan dan lainnya.
Sungguh mulianya orangtua kita ya sob.Sedangkan dalam lingkungan formal edukasi seringkali dilakukan di sekolah-sekolah mulai dari sekolah dasar,sekolah menengah pertama dan atas,hingga perguruan tinggi.Sekolah adalah salah satu sarana untuk edukasi yang memberikan manfaat yang sangat banyak kepada peserta didik,seperti memberikan pengetahuan kepada peserta didik,melatih kedisiplinan,mengembangkan karakter yang baik,dan melatih para peserta didik untuk memiliki keterempilan dan kreativitas yang tinggi,serta mengembangkan bakat yang ada pada siswa/i.
Edukasi atau pendidikan merupakan elemen yang sangat penting bagi suatu bangsa,karena kualitas pendidikan dalam suatu bangsa akan mempengaruhi keberadaan bangsa tersebut apakah akan maju atau mundur.

Macam-Macam Edukasi

Edukasi juga terdiri dari beragam jenis,sesuai dengan tujuan kegiatan dalam edukasi tersebut.Berikut ini akan saya jelaskan kepada sahabat edukasi lovers semua apa saja dari macam-macam edukasi tersebut:

Edukasi kesehatan: adalah sebuah proses pembelajaran&pendididkan yang diberikan oleh narasumber yang kredibel kepada para peserta,dimana seseorang belajar kepada suatu narasumber yang kredibel tersebut tentang segala hal yang berkaitan dengan kesehatan seperti bagaimana menjaga kesehatan yang baik&hal-hal yang harus dilakukan agar kesehatan tetap terjaga,dan lebih khusus lagi tentang bagaimana meningkatkan kesehatan mereka.Disinilah terjadi interaksi antara narasumber dan para peserta,dan narasumber ini bertugas untuk memberikan ilmu pengetahuannya kepada para peserta.Contoh narasumber dokter,bidaan dll.
Edukasi Bisnis:adalah sebuah proses pembelajaran&pendidikan yang diberikan oleh narasumber yang kredibel,dimana seseorang belajar kepada suatu narasumber yang kredibel tersebut tentang bagaimana membangun suatu bisnis yang baik,mengelolanya, serta cara memajukan bisnis tersebut,dan narasumber tersebut berinteraksi dengan para peserta yang bertugas untuk memberikan ilmu pengetahuan kepadanya.Contoh narasumber konsultan bisnis atau pengusaha sukses
Edukasi Gizi:adalah sebuah proses dimana seseorang narasumber yang kredibel memberikan ilmu pengetahuan kepada  suatu peserta/audiens tentang apa saja kandungan nutrisi dan zat yang terkandung dalam suatu makananan&minuman serta manfaat gizi tersebut bagi kesehatan.
Edukasi Bencana Alam:adalah sebuah proses pembelajaran&pendidikan yang diberikan oleh narasumber yang kredibel kepada para peserta yang berkaitan dengan bencana alam,seperti bagaimana aksi tanggap darurat bencana alam yang harus dilakukan jika bencana alam tersebut datang.contoh narasumber Basarnas&BNPB
Edukasi Lingkungan:adalah suatu proses pembelajaran&pendidikan yang diberikan oleh narasumber yang kredibel kepada para peserta tentang segala hal yang berkaitan dengan  lingkungan alam di bumi ini,seperti memberikan ilmu pengetahuan kepada para peserta untuk bagaimana membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan jenis sampah itu sendiri,bagaimana teknik menanam pohon yang baik serta cara merawatnya kepada para peserta.       

Manfaat Edukasi
Kegiatan edukasi sangat memberikan banyak manfaat kepada manusia,seperti memberikan manusia pengetahuan yang sangat luas,mengembangkan kepribadian manusia menjadi lebih baik,menanamkan nilai-nilai yang positif bagi manusia,dan untuk melatih manusia untuk mengembangkan bakat/talenta yang dia punya untuk hal-hal yang positif.

Selasa, 08 Agustus 2017

39 Bahaya Boraks Pada Makanan Bagi Kesehatan Manusia

Natrium borat atau lebih sering dikenal borak merupakan salah satu senyawa yang mudah larut dalam air.  Borak pertama kali ditemukan di Tibet, dan mulai umum digunakan diakhir abad ke-19.


Borak adalah zat kimia yang digunakan sebagai bahan pengawet. Ia berfungi untuk membunuh kuman. Borak biasanya dipakai untuk membuat campuran deterjen, salep kulit, pengawet kayu.

Borak memiliki kandungan zat beracun yang dapat mengganggu kesehatan manusia. Borak yang telah dikonsumsi manusia, makan substansi zat berbahaya akan terserap oleh usus untuk kemudian menumpuk di dalam hati, ginjal, serta testis. Dan akhirnya kadar toksin yang terkumpul di dalam tubuh akan semakin tinggi.

Boraks merupakan bahan beracun bagi manusia, ia bisa diserap oleh tubuh dan disimpan secara kumulatif dalam hati, otak, usus, atau testis yang berdampak dosisnya dalam tubuh semakin lama semakin tinggi. Bila konsumsi secara terus menerus dapat menyebabkan kanker.

Boraks memiliki efek racun berbahaya yang dapat mengganggu sistem metabolisme dalam tubuh. Namun, bahan ini memiliki tingkat efek keracunan yang berbeda. Yang pasti adalah bahaya boraks pada makanan bagi kesehatan sangat mematikan.

Bahaya Boraks Pada Makanan Dalam Batas Normal

Mengkonsumsi boraks pada batas normal / dibawah batas normal bisa mengakibatkan efek toksinitas yang masih dapat di toleransi, seperti :

Menurunnya nafsu makan. Mengkonsumsi zat ini walaupun hanya sedikit, dapat berakibat hilangnya nafsu makan kita, walaupun terasa lapar.
Gangguan sistem pencernakan, seperti mual, muntah
Gangguan pernafasan
Gangguan pada sistem saraf pusat, seperti mudah bingung, kerontokan pada rambut, anemia (tekanan darah rendah)

Bahaya Boraks Pada Dosis Tinggi

Mengkonsumsi boraks pada dosis yang melewati batas normal, dapat berakibat fatal seperti :

Mual
Muntah-muntah
Diare
Sesak nafas
Mengalami epigastrik, yakni nyeri atau kram pada perut bagian atas
Badan terasa lemah
Mengalami perdarahan
Sakit kepala
Rusaknya ginjal
Kanke
rKematian akibat borak pada orang dewasa terjadi dalam dosis 15 – 25 gr, sedang pada anak-anak konsumsi borak dengan dosis 5 – 6 gr juga dapat berakibat kematian.

Karena borak sangat berbahaya, ada baiknya dilakukan penggantian terhadap bahan yang satu ini. Bahan alami yang dapat digunakan sebagai pengganti boraks anatar lain adalah air abu, yaitu air yang didapat dari hasil pembakaran merang atau daun pisang yang telah kering yang direndam selama 2 hingga 3 hari.  Aau bisa juga dengan menggunakan air kapur sirih.

Penggunaan Borak (diluar makanan)

Bahan ini biasanya digunakan sebagai campuran deterjen, kosmetik, dan beberapa industri lainnya. Pemerintah telah menetapkan batas aman penggunaan zat ini pada makanan adalah 1gr / 1 kg bahan pangan. Akan tetapi sekarang ini banyak sekali pihak-pihak yang tak bertanggung jawab yang hanya memikirkan keuntungan semata, melanggar batas aman tersebut.

Boraks Dilarang Untuk Makanan

Borak sendiri termasuk zat yang tidak aman untuk dikonsumsi, untuk itu pemerintah melarang mengkonsumsi zat ini. Biasanya borak sering digunakan sebagai bahan campuran pada pembuatan lontong, kerupuk, mie basah, ketupat, bakso, dan beberapa jenis makanan lainnya.

Bahaya Borak Bagi Kesehatan Lainnya

Mengkonsumsi makanan yang mengandung borak dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti :

gangguan otak,hati,ginjal.
Boraks  juga dapat menyebabkan demam,anuria (tidak terbentuknya urin),koma,merangsang sistem saraf pusat,depresi,apatis,
Kurangnya gairah dalam otaknya seperti kurang emosi dan cenderung
“datar”sianosis, warna kulit pucat dan kebiruan.
menurunnya tekanan darah,kerusakan ginjal,pingsan,hingga kematian.

Ciri-ciri borak :

Berbentuk kristal putih
Tidak berbau
Tidak larut dalam alkohol
Asam

Jenis Makanan Biasanya di Campur Boraks

Ada beberapa jenis makanan yang biasanya menambahkan campuran borak sebagai bahan pembuatannya, diantaranya :

Mie basah, ciri-ciri mie basah yang menggunakan campuran bahan borak adalah ia tidak lengket, tekstur kenyal, dan tidak mudah putus. Untuk itu, hati-hati bahaya mie instan cukup mematikan.
Bakso, jika kita menemukan bakso dengan tekstur yang kenyal, warnanya tidak sesuai dengan warna asli daging aslinya tetapi cenderung berwarna cerah keputih-putihan, itu menandakan bahwa makanan tersebut menggunaka borak sebagai bahan pembuatannya.Ikan dan ayam potong, ikan yang sudah diawetkan dengan borak biasanya berwarna putih, insang berwarna merah tua, tidak mudah busuk
Tahu, tahu yang memakai bahan pengawet borak biasanya akan tahan lama jika disimpan dalam lemari es sekitar 3 hingga 15 hari, serta tidak mudah hancur. Tidak heran beberapa tahu yang digoreng menjadi lebih mematikan, padahal bahaya gorengan tahu sendiri sudah cukup banyak, bagaimanan jika ditambah boraks? MATI.Kerupuk, ciri-ciri jika makanan ini mengandung barak adalah teksturnya renyah dan rasanya getir.Lontong, ciri-ciri lontong berborak adalah teksturnya kenyal, rasa getir, rasanya tajam.

Pemakaian borak untuk campuran bahan makanan merupakan tindakan yang melanggar undang-undang perlindungan konsumen.
Jadi, untuk para produsen makanan sebaiknya lebih bijak dalam memilih bahan olahan makanan yang akan dijual, agar hal tersbut tidak menimbulkan kerugian dari kedua belah pihak, pihak konsumen maupun pihak produsen sendiri. Dan untuk para konsumen, sebaiknya lebih teliti dalam memilih jajanan yang dibeli. Memang sekilas terlihat sama, untuk itu ketelitian harus diutamakan. Waspadalah.

Kurikulum

Kurikulum adalah peran mata pelajaran dan program pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi rancangan pelajaran yang akan diberikan kepada peserta pelajaran dalam satu periode jenjang pendidikan. Penyusunan perangkat mata pelajaran ini disesuaikan dengan keadaan dan kemampuan setiap jenjang pendidikan dalam penyelenggaraan pendidikan tersebut serta kebutuhan lapangan kerja. Lama waktu dalam satu kurikulum biasanya disesuaikan dengan maksud dan tujuan dari sistem pendidikan yang dilaksanakan. Kurikulum ini dimaksudkan untuk dapat mengarahkan pendidikan menuju arah dan tujuan yang dimaksudkan dalam kegiatan pembelajaran secara menyeluruh.

Komponen Kurikulum

Salah satu fungsi kurikulum ialah sebagai alat untuk mencapai tujuan pendidikan yang pada dasarnya kurikulum memiliki komponen pokok dan komponen penunjang yang saling berkaitan dan berinteraksi satu sama lainnya dalam rangka mencapai tujuan tersebut. Komponen merupakan satu sistem dari berbagai komponen yang saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya, sebab kalau satu komponen saja tidak ada atau tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Para ahli berbeda pendapat dalam menetapkan komponen-komponen kurikulum. Ada yang mengemukakan 5 komponen kurikulum dan ada yang mengemukakan hanya 4 komponen kurikulum. Untuk mengetahui pendapat para ahli mengenai komponen kurikulum, seperti berikut ini :

Subandiyah (1993: 4-6) mengemukakan ada 5 komponen kurikulum, yaitu:

komponen tujuankomponen isi/materi
komponen media (sarana dan prasarana)
komponen strategi
komponen proses belajar mengajar.

Sementara, Soemanto (1982) mengemukakan ada 4 komponen kurikulum, yaitu:

Objective (tujuan)
Knowledges (isi atau materi)
School learning experiences (interaksi belajar mengajar di sekolah)
Evaluation (penilaian).

Pendapat tersebut diikuti oleh Nasution (1988), Fuaduddin dan Karya (1992), serta Nana Sudjana (1991: 21). Walaupun istilah komponen yang dikemukakan berbeda, namun pada intinya sama yakni:

TujuanIsi dan struktur kurikulum
Strategi pelaksanaan
Proses Belajar Mengajar
Evaluasi.

Fungsi Kurikulum

Kurikulum dalam pendidikan memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:

Fungsi kurikulum dalam rangka mencapai tujuan pendididkan

Fungsi kurikulum dalam pendidikan tidak lain merupakan alat untuk mencapai tujuan pendididkan.dalam hal ini, alat untuk menempa manusia yang diharapkan sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Pendidikan suatu bangsa dengan bangsa lain tidak akan sama karena setiap bangsa dan Negara mempunyai filsafat dan tujuan pendidikan tertentu yang dipengaruhi oleh berbagai segi, baik segi agama, idiologi, kebudayaan, maupun kebutuhan Negara itu sendiri. Dengan demikian, dinegara kita tidak sama dengan Negara-negara lain, untuk itu, maka:

Kurikulum merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan nasional,Kurikulum merupakan program yang harus dilaksanakan oleh guru dan murid dalam proses belajar mengajar, guna mencapai tujuan-tujuan itu,Kurikulum merupakan pedoman guru dan siswa agar terlaksana proses belajar mengajar dengan baik dalam rangka mencapai tujuan pendidikan.

Fungsi kurikulum bagi sekolah

Kurikulum bagi sekolah yang bersangkutan mempunyai fungsi sebagai berikut:

Sebagai alat mencapai tujuan pendidikan yang diinginkanSebagai pedoman mengatur segala kegiatan sehari-hari di sekolah tersebut, fungsi ini meliputi:Jenis program pendidikan yang harus dilaksanakanCara menyelenggarakan setiap jenis program pendidikanOrang yang bertanggung jawab dan melaksanakan program pendidikan.

Fungsi kurikulum yang lainnya

Fungsi Kesinambungan. Sekolah pada tingkat atasnya harus mengetahui kurikulum yang dipergunakan pada tingkat bawahnya sehingga dapat menyesuaikan kurikulm yang diselenggarakannya.Fungsi Persiapan Tenaga. Bilamana sekolah tertentu diberi wewenang mempersiapkan tenaga guru bagi sekolah yang memerlukan tenaga guru tadi, baik mengenai isi, organisasi, maupun cara mengajar.

Fungsi Kurikulum Bagi Guru

Guru tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana kurikulum sesuai dengan kurikulum yang berlaku, tetapi juga sebagai pengembangan kurikulum dalam rangaka pelaksanaan kurikulum tersebut.

Fungsi Kurikulum Bagi Kepala Sekolah

Bagi kepala sekolah, kurikulum merupakan barometer atau alat pengukur keberhasilan program pendidikan di sekolah yang dipimpinnya. Kepala sekolah dituntut untuk menguasai dan mengontrol, apakah kegiatan proses pendidikan yang dilaksanakan itu berpijak pada kurikulum yang berlaku.

Fungsi Kurikulum Bagi Pengawas (supervisor)

Bagi para pengawas, fungsi kurikulum dapat dijadikan sebagai pedoman, patokan, atau ukuran dan menetapkan bagaimana yang memerlukan penyempurnaan atau perbaikan dalam usaha pelaksanaan kurikulum dan peningkatan mutu pendidikan.

Fungsi Kurikulum Bagi Masyarakat

Melalui kurikulum sekolah yang bersangkutan, masyarakat bisa mengetahui apakah pengetahuan, sikap, dan nilai serta keterampilan yang dibutuhkannya relevan atau tidak dengan kurikulum suatu sekolah.

Fungsi Kurikulum Bagi Instansi atau perusahaan

Instansi atau perusahaan yang mempergunakan tenaga kerja bisa meggunakan kurikulum untuk meningkatkan kuantitas suatu produk dan kualitas pekerja. yang nantinya akan melancarkan bisnis suatu instansi atau perusahaan

Jenis kurikulum di Indonesia

Kurikulum 1968
Kurikulum 1975
Kurikulum 1984
Kurikulum 1994
Kurikulum 2004
Kurikulum 2006
Kurikulum 2013

Sabtu, 05 Agustus 2017

Mengenal Dumolid, Obat Penenang yang Bisa Berakibat Fatal

Jika dulu heroin, ekstasi, dan shabu menjadi narkoba primadona di kalangan anak muda era 90-an hingga 2000-an awal, lain lagi ceritanya dengan anak-anak di zaman milenial seperti sekarang ini. Anak-anak era modern kini lebih cenderung menyalahgunakan obat-obatan yang sebetulnya bukan murni golongan narkoba. Salah satunya yang sedang naik daun adalah obat dumolid. Mereka seringnya mengonsumsi obat ini bersama dengan minuman bersoda, kopi, atau minuman energi demi menggenjot semangat, konsentrasi, dan kepercayaan diri.

Apa itu obat dumolid?

Dumolid adalah nama merek dari obat generiknitrazepam 5 mg yang termasuk ke dalam kelas obat Benzodiazepin, obat penenang. Obat dumolid adalah salah satu pilihan obat yang paling sering diresepkan untuk terapi jangka pendek guna mengobati gangguan tidur (insomnia) parah, kejang, gangguan kecemasan, dan depresi.

Nitrazepam termasuk ke dalam psikotropika golongan IV. Obat-obat golongan psikotropika sejatinya hanya bisa dikeluarkan dengan resep dokter. Ketika seseorang tanpa resep mendapatkan dan mengonsumsi obat dumolid untuk mendapatkan efek penenangnya, penggunaan berubah menjadi penyalahgunaan.

Nitrazepam 5 mg menimbulkan perasaan tenang dan relaksasi secara fisik dan mental, yang menciptakan efek ketergantungan tingkat tinggi. Sudah terbukti tidak hanya pada pasien yang diberikan resep secara ketat dan teratur, juga pada mereka yang secara ilegal menyalahgunakan obat dumolid sebagai narkotika.

Apa efeknya mengonsumsi obat dumolid tanpa resep dokter?

Meskipun obat dumolid terbukti bermanfaat untuk sejumlah kondisi medis tertentu, obat ini dapat menyebabkan ketergantungan fisik dan psikologis. Obat penenang bekerja langsung pada sistem saraf pusat — menghasilkan efek bius dan relaksasi otot, dan tingkat kecemasan yang lebih rendah.

Gejala yang paling sering dilaporkan setelah konsumsi obat dumolid adalah merasa lebih energik, santai, dan banyak bicara. Efek penurunan kewaspadaan dan relaksasi inilah yang dipercaya dapat meningkatkan kepercayaan diri pada pengguna obat dumolid untuk membantu mereka lebih fokus menyelesaikan suatu aktivitas, misalnya berbicara di depan publik atau presentasi penting di kampus atau sekolah.

Orang yang menyalahgunakan obat dumolid memiliki persepsi bahwa mereka bahagia, fokus, dan merasa bersemangat layaknya berada di langit ke tujuh. Tapi untuk orang lain ia mungkin terlihat lesu, koordinasinya kurang, galak, dan mudah tersinggung. Orang yang menyalahgunakan obat dumolid juga mungkin memiliki memori buruk dan amnesia penuh dari beberapa peristiwa.

Obat penenang adalah obat adiktif yang berbahaya. Semakin lama Anda menggunakan obat ini, semakin Anda membutuhkannya. Semakin lama Anda menyalahgunakan obat dumolid untuk obat rekreasi tanpa adanya pendosisan ketat, tubuh akan membangun toleransi terhadap efek obat ini. Toleransi obat pada akhirnya membuat Anda jadi makin meningkatkan dosis lebih banyak lagi obat demi mencapai efek yang sama dari dosis sebelumnya. Pada akhirnya, ini berujung pada ketergantungan dan penyalahgunaan dan ketergantungan, yang sering terjadi dalam waktu 4-6 minggu setelah penggunaan pertama.

Penyalahgunaan obat dumolid jangka panjang bisa berujung fatal

Ada alasan kuat mengapa peredaran dan pendosisan obat dumolid diatur sangat ketat dalam dunia medis. Kebanyakan obat adiktif jika dikonsumsi cukup lama dapat menyebabkan depresi. Hal ini sangat umum terjadi pada obat penenang.

Semakin lama Anda menggunakan obat penenang, semakin Anda rentan mengalami kecemasan. Ini karena tubuh Anda sudah beradaptasi sepenuhnya dengan efek obat tersebut, sehingga tingkat stres dan kecemasan yang tadinya dapat ditekan secara efektif kini malah meningkat berlipat ganda, yang semakin memicu gejala depresi.

Penggunaan obat penenang juga telah lama diperdebatkan dapat mengganggu kemampuan kognitif otak untuk belajar. Tidak hanya mengganggu kemampuan pemahaman visual-spasial, kecepatan pengolahan pikiran dan persepsi juga kemampuan untuk menyerap percakapan verbal saat sedang di bawah pengaruh obat, tetapi penurunan kemampuan ini tidak sepenuhnya kembali bahkan setelah orang tersebut menarik diri dari penggunaan obat.

Salah satu gejala yang paling mengganggu dari penggunaan obat penenang jangka panjang adalah depersonalisasi. Ini berarti Anda merasa terpisah dari dunia nyata. Sulit untuk mendeskripsikan gambaran seperti apa depersonalisasi itu, kecuali jika Anda sudah pernah mengalaminya. Tetapi pada umumnya laporan dari berbagai pasien ketergantungan obat penenang sering mengatakan hal-hal seperti, “Saya tidak merasa cukup nyata,” atau, “Lengan saya tidak terasa terhubung ke tubuh saya,” atau “Ketika saya berada di sebuah kerumunan ramai, saya merasa jiwa saya terlepas dari tubuh dan saya bisa melihat diri saya dan orang-orang tersebut dari sudut pandang di luar tubuh saya.” Semua deskripsi aneh itu berarti orang tersebut mengalami depersonalisasi.

Gejala sakaw obat dumolid bisa sebabkan koma

Ketergantungan dapat mengakibatkan gejala sakau dan bahkan kejang ketika obat dihentikan tiba-tiba. Ada risiko yang signifikan dari kejang, stroke, serangan jantung, atau halusinasi jika Anda berhenti mengonsumsi dumolid secara tiba-tiba setelah begitu lama mengalami ketergantungan.

Gejala sakau dumolid bisa sangat buruk dan mengganggu. Depersonalisasi biasanya timbul lebih buruk selama periode sakau akut. Gejala sakau obat dumolid bahkan dikatakan lebih buruk dari gejala sakau heroin.

Dan ketika obat dumolid disalahgunakan bersama obat lain dan/atau diminum bersama alkohol, efeknya bisa berupa koma atau bahkan kematian.

Rabu, 26 Juli 2017

25 Dampak Negatif Akibat Pergaulan Bebas – Sisi Agama, Sosial dan Kesehatan

Akibat pergaulan bebas perlu disosialisasikan, ditekankan kepada anak remaja dan anak muda jaman sekarang. Sebagaimana telah diketahui bahwa pergaulan bebas adalah sebuah bentuk pergaulan atau tingkah laku yang melanggar norma dan merusak nama baik diri sendiri maupun keluarga. Mereka bebas, artinya menyimpang dan melewati batas-batas norma atau aturan yang seharusnya. Sehingga pergaulan bebas cenderung mendatangkan bahaya dan dampak negatif bagi orang yang melakukannya. Yang mana, sebagian besar para pelaku pergaulan bebas termasuk di Indonesia merupakan para remaja atau anak muda yang masih labil dan berusia belasan tahun hingga 20 tahun. Kaum dewasa pun ada yang melakukan pergaulan bebas meski angkanya tidak sebanyak kaum remaja. Pelaku yang berasal dari kalangan orang dewasa berusia di atas 20 tahun bahkan 30 tahun.

Ada banyak faktor mengapa kebanyakan pelaku pergaulan bebas berasal dari kalangan remaja, Terlepas dari emosinya yang masih labil remaja juga rentan untuk lepas kontrol dan tidak bisa mengendalikan diri seperti yang seharusnya. Beberapa faktor penyebab pergaulan bebas tersebut, diantaranya:

1. Faktor Agama

Faktor agama berkaitan dengan tingkat keyakinan dan iman yang dimiliki dalam diri seseorang. Yang mana, tingkat keyakinan dan iman yang dimiliki bergantung pada pengetahuan yang diketahui serta tertanam di dalam diri seseorang tersebut. Remaja dengan tingkat pengetahuan agama yang kurang kebanyakan tidak mengetahui tentang ajaran agama apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan, serta hukuman apa yang setimpal dengan perbuatannya.  Remaja juga sering tergoda dengan gangguan setan (sesuai keyakinan) yang menjadi penyebab remaja selalu berpikiran buruk atau menyimpang dari ajaran agama dan terdorong untuk melakukan hal-hal yang negatif yang bertentangan dengan ajaran agama yang seharusnya.

Namun berbeda dengan remaja yang pengetahuan agamanya mencukupi sehingga banyak yang diketahuinya tentang ajaran agama. Remaja dengan pengetahuan agama yang luas dan memegang teguh ajaran agamanya memiliki resiko yang lebih kecil untuk terjebak ke dalam dunia pergaulan bebas. Hal ini dikarenakan adanya keyakinan dan iman yang kuat di dalam dirinya untuk selalu berpegang teguh pada agamanya sehingga tidak akan mudah terpengaruh dengan pergaulan bebas yang melanggar dari ajaran agama yang dianutnya. Lingkungan keluargalah yang menjadi guru pertama untuk mengajarkan agama untuk anak atau kaum remaja sehingga mereka tahu secara mendalam tentng ajaran agama yang dianutnya.

2. FaktorLingkungan

Faktor lingkungan ini meliputi keluarga, teman, tetangga maupun orang lain yang tidak dikenal sekalipun dalam lingkup kehidupan. Berikut ini ada berbagai faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap pergaulan anak remaja :

Keluarga. Lingkungan keluarga biasanya menjadi faktor awal yang bisa menjadi penyebab kaum remaja terjebak ke dalam pergaulan bebas, seperti perceraian orang tua (broken home) dan berbagai masalah di dalam rumah lainnya. Yang mana, biasanya menimbulkan kekecewaan dan keputusasaan sehingga mengakibatkan salah bergaul dengan hal-hal yang negatif di luar rumah.Pergaulan. Faktor berikutnya berasal dari lingkungan pergaulan meliputi teman, tetangga, dan orang di luar kalangan keluarga. Hal ini terjadi disebabkan karena salah memiliki teman dalam bergaul yang dialami remaja, di mana emosinya masih lebih mementingkan kesenangan entah yang positif maupun negatif.

3. Faktor Ilmu Pengetahuan

Tingkat ilmu pengetahuan yang dimiliki juga berpengaruh dalam menentukan pergaulan yang dijalani. Remaja dengan rasa keingintahuan yang tinggi apabila tidak diimbangi dengan ilmu pengetahuan yang mumpuni biasanya akan memiliki resiko lebih besar untuk terjebak ke dalam dunia pergaulan bebas. Ilmu pengetahuan minim yang dimiliki biasanya akan memudahkan kalangan remaja untuk terjerumus dan terdorong melakukan hal-hal yang negatif. Apalagi jika hal tersebut merupakan sesuatu yang baru di dalam dunianya sehingga timbul rasa untuk mengetahui sekaligus mencobanya.

Berbeda dengan remaja yang rasa keingintahuannya tinggi dan diimbangi dengan ilmu pengetahuan yang mumpuni akan memiliki resiko lebih kecil untuk terjebak ke dalam dunia pergaulan bebas. Ilmu pengetahuan mumpuni yang dimiliki biasanya akan mampu membantu remaja dalam memilah antara hal-hal yang positif dan negatif. Sehingga ia akan terhindar dari hal-hal yang negatif, meskipun hal tersebut merupakan sesuatu yang baru sekalipun.

4. Faktor Perubahan Zaman

Faktor perubahan zaman biasanya berkaitan kuat dengan berbagai hal, seperti perkembangan teknologi yang pesat dan cepat. Faktor ini juga merupakan sesuatu yang kuat dalam menjadi penyebab pergaulan bebas di kalangan remaja. Yang mana, pada zaman sekarang ini banyak sekali media seperti handphone dan internet yang semakin memudahkan semua orang dalam melakukan serta mengakses berbagai hal termasuk kalangan remaja.

Hal negatif yang merupakan bagian dari faktor penyebab pergaulan bebas misalnya adalah mudahnya mengakses dan bebasnya mengakses terhadap tayangan-tayangan yang tidak semestinya dilihat oleh kalangan remaja. Namun karena adanya rasa keingintahuan yang besar dan belum diimbangi dengan ilmu pengetahuan yang mumpuni akan mengakibatkan remaja untuk tetap mengakses hal yang tidak semestinya dilihat tersebut. Oleh karena itu, faktor agama, lingkungan, dan ilmu pengetahuan yang sudah dijelaskan sebelumnya juga diperlukan untuk membentengi remaja dari pergaulan bebas pada perubahan zaman sekarang ini, terutama orang tua yang menjadi awal dunianya.

5. Sikap Mental yang Tidak Sehat

Sikap mental ini merupakan turunan dari pengetahuan yang dimiliki kalangan remaja. Yang mana, kebanyakan kaum remaja merasa berbangga diri terhadap pergaulan yang dilakukannya. Padahal pergaulan tersebut bukanlah pergaulan yang semestinya, tetapi mereka kurang bahkan tidak mampu memahami karena daya pemahaman yang lemah.

Hal ini disebabkan oleh ketidakstabilan emosi yang dipacu dengan penganiayaan emosi, seperti pembentukan kepribadian yang tidak sewajarnya karena perilaku dan tindakan keluarga khususnya orang tua yang acuh tak acuh, menghukum, menolak maupun memaksakan kehendak. Apalagi dengan mengajarkan sesuatu yang salah karena tidak dibekali ilmu (agama dan umum) yang kuat bagi anaknya. Sedemikian sehingga ia akan merasa tidak nyaman dengan hidup yang dijalani dan menjadi pintu awal untuk terjerumus ke dalam dunia pergaulan bebas.

6. Kegagalan Menyerap Norma

Faktor penyebab yang satu ini bisa saja terjadi karena adanya pergeseran norma-norma yang sudah pudar dan termakan modernisasi zaman, di mana sudah kalah dengan budaya kebarat-baratan atau westernisasi. Sehingga norma-norma sudah kehilangan esensi dan kandungan yang seharusnya untuk diserap, lalu diterapkan oleh siapapun terutama kalangan remaja.

7. Pelampiasan Rasa Kecewa

Pelampisan kekecewaan ini biasanya dialami ketika adanya tekanan dari berbagai aspek, seperti keluarga yang terlalu otoriter (memaksakan) maupun membebaskan, sekolah yang memberikan tekanan terkait prestasi dan semacamnya, lingkungan masyarakat yang memberikan suatu masalah dalam sosialisasi, sehingga menyebabkan remaja menjadi labil dalam hal pengontrolan emosinya. Mereka akan mencari suatu pelampisan untuk bisa menghilangkan semuanya tanpa mempedulikan hal positif dan negatifnya, dalam artian sangat rentan terpengaruh akan hal-hal yang negatif, salah satunya ialah pergaulan bebas.

Sehingga dari berbagai faktor penyebab yang telah disebutkan dan dijelaskan dapat diketahui bahwa pergaulan bebas pasti memiliki dampak negatif dan bahaya yang bisa muncul pada para pelakunya, yang sebagian besar merupakan kalangan remaja termasuk di Indonesia. Ada berbagai dampak negatif dan bahaya yang bisa saja timbul akibat pergaulan bebas bagi yang sebagian besar merupakan kalangan remaja, diantaranya adalah berikut ini:

Segi Agama

Dampak negatif dan bahaya yang satu ini muncul terkait dengan kewajibannya sebagai makhluk yang memiliki Tuhan dan beriman dari pelaku pergaulan bebas. Adapun dampak negatif dan bahaya tersebut, diantaranya:

Malas Untuk Beribadah

Seseorang, baik remaja maupun orang dewasa, yang sudah terjerumus ke dalam pergaulan bebas biasanya akan semakin malas untuk melakukan peribadahan kepada Tuhan. Hal ini dikarenakan mereka sudah terpedaya untuk melakukan hal-hal yang negatif dalam dunia pergaulan bebas, yang membuatnya lupa untuk melaksanakan kewajibannya sebagai makhluk beragama yang percaya kepada adanya Tuhan sebagai Sang Pencipta bagi dirinya sendiri, alam semesta, dan seluruh isinya.

Berkurangnya Keyakinan Dan Iman

Rasa malas melakukan peribadahan kepada Tuhan sebagaimana telah dijelaskan merupakan suatu indikator terhadap berkurangnya keyakinan pada agama yang dianut dan iman pada Tuhan yang ada di dalam diri seseorang. Hal inilah yang menjadi salah satu dampak negatif dan bahaya yang ditimbulkan apabila seseorang telah terjerumus ke dalam pergaulan bebas, terutama kalangan remaja yang masih labil dan belum mampu mengontrol emosinya.

Menambah dosa

Menambah dosa juga merupakan salah satu akibat dari pergaulan bebas yang merupakan imbas dari malasnya melakukan peribadahan dan keyakinan iman kepada Tuhan dan agama-Nya. Sebagaimana kita tahu bahwa tindakan pergaulan bebas selalu negatif dan bertentangan dengan ajaran agama sehingga apabila dilakukan akan menyebabkan dosa bagi pelakunya.

Meskipun telah diketahui bahwa masalah dosa adalah urusan Tuhan, tetapi kita harusnya sadar kalau sesuatu negatif yang dilakukan di dalam pergaulan bebas pastilah bertentangan dengan ajaran agama sehingga apabila dilakukan akan menimbulkan dosa dan kelak (ketika umur telah usai) harus dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan Sang Maha Pencipta.

Segi Psikologis dan Perilaku Diri

Dampak negatif dan bahaya yang satu ini terkait dengan kepribadian yang menyangkut perilaku dan sikap dari pelaku pergaulan bebas. Adapun dampak negatif dan bahaya tersebut, diantaranya:

Mental yang Tidak Stabil

Mental yang tidak stabil timbul karena seseorang yang telah terjerumus ke dalam pergaulan bebas. Mereka biasanya mengalami masalah dalam hal pengontrolan emosi. Dalam artian mental yang tidak stabil bisa dikatakan sebagai emosi yang tidak stabil atau tidak terkendali di dalam diri. Sehingga bisa dipastikan pula bahwa seseorang yang telah terjerumus ke dalam pergaulan bebas memiliki sifat yang mudah tersinggung dan marah, bahkan terhadap sesuatu yang sifatnya sepele sekalipun.

Selain itu, mereka juga cenderung memiliki sikap yang tidak sabaran, sering gelisah, selalu ingin melawan atau egois, terobsesi untuk menunjukkan eksistensi dan kebanggaan diri dengan berbagai cara walaupun yang dipilihnya adalah cara yang salah sekalipun.

Munculnya Sikap Hedonisme

Sikap hedonisme merupakan dampak yang juga bisa muncul akibat pergaulan bebas, yaitu lebih mementingkan kesenangan duniawi daripada kepentingan akhirat ( kehidupan setelah mati yang berujung pada surga atau neraka). Hal ini merupakan cerminan perilakunya yang malas melakukan peribadahan kepada Tuhan Sang Maha Pencipta.

Memunculkan Sifat Munafik Dan Tidak Jujur

Sifat munafik ini muncul lagi-lagi sebagai cerminan dari rasa malas dalam melakukan peribadahan kepada Tuhan. Yang mana, seseorang yang terjerumus ke dalam pergaulan bebas sebenarnya tahu bahwa Tuhan serta ajaran-Nya itu mutlak ada dan harus dilakukan. Namun karena sifat munafik yang muncul menyebabkan mereka ingkar dan enggan melakukan kewajibannya sebagai makhluk yang memiliki Tuhan dan agama. Padahal jelas-jelas mereka telah mengakui bahwa memiliki agama yang dianut serta Tuhan yang dipercayai keberadaan-Nya. Hal itu merupakan sifat yang tidak jujur, bukan hanya terhadap dirinya sendiri namun juga terhadap Tuhan dan agama-Nya. Dan dapat pula dikatakan bahwa orang yang terjebak ke dalam pergaulan bebas cenderung menjadi pembohong sehingga mereka susah untuk dipercaya.

Suka Foya-foya

Kebiasaan berfoya-foya juga merupakan akibat yang disebabkan dari seseorang yang terjerumus ke dalam pergaulan bebas. Hal ini dikarenakan para pelaku pergaulan bebas cenderung atau identik memiliki kebiasaan, seperti dugem, mengkonsumsi minuman beralkohol, mengkonsumsi obat-obatan terlarang (narkoba), dan berbagai hal lainnya yang menguras harta benda bahkan melakukan hubungan di luar nikah (free sex).

Melakukan tindak kriminalitas

Tindakan ini muncul sebagai salah satu akibat dari kebiasaannya dalam berfoya-foya tidak bisa terpenuhi. Sehingga pelaku pergaulan bebas akan melakukan apa saja agar bisa memenuhi kebiasaannya untuk berfoya-foya, seperti mengkonsumsi minuman beralkohol, mengkonsumsi obat-obatan terlarang (narkoba), dugem, dan berbagai hal lainnya yang menguras harta benda bahkan melakukan hubungan di luar nikah (free sex). Tak jarang pelaku pergaulan bebas melakukan berbagai tindak kriminalitas sebagaimana diberitakan di koran maupun ditayangkan di televisi, seperti pencurian, melakukan jual-beli barang terlarang (narkoba) bahkan perampokan yang disertai pembunuhan pada korbannya atau lebih dikenal dengan istilah pembegalan.

Segi Kesehatan

Dampak negatif dan bahaya akibat pergaulan bebas dari segi kesehatan sangat menakutkan. Akibat yang satu ini muncul terkait dengan kebiasaan yang dilakukan oleh pelaku pergaulan bebas dalam berfoya-foya, seperti dugem, mengkonsumsi minuman beralkohol, mengkonsumsi obat-obatan terlarang (narkoba) serta melakukan hubungan di luar nikah (free sex). Adapun dampak negatif dan bahaya tersebut, diantaranya:

Rentan Terserang Penyakit Ringan

Rentan terserang penyakit ringan di sini ialah penyakit umum yang mungkin bisa menyerang siapapun. Penyakit ringan itu misalnya flu  dan juga batuk  akibat dari lemahnya daya tahan tubuh. Dalam kasus ini, para pelaku pergaulan bebas akan rentan terserang penyakit akibat kebiasaan buruknya seperti dugem yang dilakukannya akan mempengaruhi daya tahan tubuh karena dugem biasanya dilakukan dari malam hari hingga pagi hari. Kebiasaan ini biasanya sudah menjadi tren remaja masa kini, apalagi di wilayah kota-kota besar, seperti Surabaya, Bandung, Bali, dan ibukota Jakarta. Meskipun di kota-kota lainnya sebenarnya juga pasti ada.

Baca : Ciri ciri flu – Gejala flu  – Penyebab flu  – Obat batuk  – Cara mencegah batuk pada anak 

Menderita HIV/AIDS 

Penyakit ini timbul pada pelaku pergaulan bebas yang biasa melakukan hubungan di luar nikah (free sex) dengan berganti-ganti pasangan, terutama di kalangan remaja. Penelitian yang pernah dilakukan oleh Pakar Seks sekaligus spesialis Obstetri dan Ginekologi, Dr. Boyke Dian Nugraha di ibukota Jakarta mengatakan bahwa data remaja yang melakukan seks meningkat setiap tahunnya.

Bahkan berdasarkan penelitian lain juga menyebutkan bahwa sekitar 20 hingga 30 persen remaja di Indonesia mengaku sudah pernah melakukan hubungan di luar nikah. Kebiasaan tersebut biasanya dilakukan di asrama, kos-kosan maupun hotel. Parahnya, hubungan di luar nikah tersebut terus terjadi di kota-kota besar dan sudah menjadi kebiasaan yang dianggap wajar. Ironis memang mengingat para remaja sejatinya merupakan penerus bangsa yang amat dinanti-nanti kontribusinya di masa depan.

Oleh karena itu, tak heran bahwa salah satu dampak yang mungkin muncul dari pergaulan bebas atau hubungan di luar nikah adalah menjangkitnya penyakit HIV/AIDS. Penyakit ini berhubungan dengan sistem imun penderitanya dan sangat menular melalui hubungan seksual. Kebanyakan penderitanya berujung dengan kematian sebab penderita HIV atau AIDS tidak memiliki sistem imun lagi dimana sistem imun itu berfungsi untuk meyembuhkan diri dari penyakit.

Baca : Ciri ciri HIV AIDS  – Pantangan penderita AIDS  –Bahaya HIV AIDS  – Cara mengobati HIV AIDS – Gejala HIV AIDS 

Kanker Pada Alat Reproduksi

Kasus ini umumnya menyerang kaum perempuan, di mana penyakit kanker yang beresiko tinggi menyerang remaja perempuan di bawah usia 17 tahun yang biasa melakukan hubungan di luar nikah secara bebas, apalagi bila sering berganti-ganti pasangan. Resiko perempuan yang melakukaqn pergaulan bebas rentan terkena kanker serviks dan kanker rahim.

Resiko parah lainnya akibat pergaulan bebas ialah kemandulan ( fertilitas ), perempuan mengalami mengalami sobek pada rahim (uterine perforation), dan kerusakan leher rahim (cervical lacerations), beresiko melahirkan anak cacat sebab rahim yang bermasalah, infeksi pada lapisan rahim (endometriosis) dan rentan terkena radang panggul. Kesemuanya itu sungguh sangat merugikan bagi kaum perempuan. Kaum perempuan lah yang nantinya dirugikan akibar pergaulan bebas tersebut.

Baca : Cara menjaga kesehatan organ reproduksi 

Menyebabkan Kanker Hati dan Gangguan Liver

Penyakit yang satu ini bisa terjadi karena pergaulan bebas berupa sering mengkonsumsi minuman beralkohol maupun obat-obatan terlarang (narkoba). Alkohol yang dikonsumsi akan menyebabkan kaker hati dan penurunan fungsi hati. Sehingga hati bisa saja kehilangan fungsinya yang amat vital bagi tubuh, terutama dalam hal menyerap kandungan racun yang ada di dalam tubuh.

Baca : Cara menjaga kesehatan hati  – Gejala sirosis hati– Ciri ciri fatty liver 

Kanker Payudara

Penyakit ini lagi-lagi menyerang pada perempuan, di mana yang menjadi penyebabnya adalah terjadinya ketidak seimbangan estrogen. Penyembuhan untuk kanker inipun biasanya akan dilakukan pengangkatan terhadap payudara yang terjangkit kanker. Sehingga efek sampingnya adalah kurangnya rasa percaya diri pada perempuan yang telah diangkat payudaranya demi menghilangkan kanker tersebut. Kanker ini merupakan pembunuh kaum perempuan nomor dua setelah kanker serviks.

Baca : Cara menjaga kesehatan payudara 

Maraknya Tindakan Aborsi

Tindakan ini juga merupakan akibat terjadinya pergaulan bebas akibat hubungan di luar nikah terutama di kalangan remaja. Hal ini terjadi karena adanya kehamilan yang tidak diinginkan pasca terjadinya hubungan intim (seks). Di samping itu, tindakan aborsi juga memiliki dampak negatif dan bahaya, seperti gangguan kesuburan (fertilitas), kanker rahim, cacat permanen, pendarahan bahkan berujung pada kematian.

Sakau

Sakau merupakan keadaan cemas, gemetar bahkan kejang-kejang akibat kebiasaan atau ketergantungan mengkonsumsi obat-obtan terlarang yang ada di dunia pergaulan bebas. Obat obatan itu seperti narkoba, heroin, sabu-sabu, dan lainnya. Keadaan sakau ini biasanya terjadi tatkala keinginan untuk mengkonsumsi obat-obatan terlarang tersebut tidak terpenuhi.

Baca : Cara menghindari narkoba  – Bahaya narkoba 

Segi Pendidikan

Dampak negatif dan bahaya ini muncul terkait dengan perilaku serta kondisi pendidikan (sekolah) yang sedang ditempuh oleh para pelaku pergaulan bebas. Adapun dampak negatif dan bahayanya adalah berikut ini:

Malas belajar

Malas belajar merupakan dampak pertama yang muncul dalam kalangan para remaja (pelajar) yang terjerumus ke dalam dunia pergaulan bebas. Yang mana, mereka sudah terlalu asyik di dalam dunia pergaulan bebas sehingga enggan untuk belajar. Apalagi bila hal yang harus dipelajari adalah materi yang tidak disukai.

Menurunnya Prestasi Akademik

Menurunnya prestasi atau menurunnua nilai akademik bagi para remaj yang terjerumus dalam dunia pergaulan bebas adalah akibat kebiasaan malas untuk belajar. Kemalasan ini muncul karena mereka terlalu asyik dengan dunia pergaulan bebasnya dibandingkan kewajibannya belajar sebagai pelajar. Sehingga tidak mengherankan apabila kelakukan malas belajar berimbas pada turunnya prestasi atau nilai akademik yang didapatkan.

Malas Bersekolah

Malas bersekolah juga bisa saja terjadi pada kalangan remaja yang terjerumus ke dalam pergaulan bebas. Malas bersekolah ini merupakan puncak akibat masalah lainnya yang sudah dijelaskan sebelumnya, yaitu malas belajar dan menurunnya prestasi atau nilai akademik yang diperoleh. Celakanya lagi, meskipun pada awalnya telah pamit untuk berangkat ke sekolah, namun pada akhirnya memutuskan untuk membolos sekolah.

Memudarnya Ilmu Pengetahuan

Apabila para remaja sudah terjerumus ke dalam dunia pergaulan bebas akan mengakibatkan malas belajar, menurunnya prestasi (nilai), dan malas sekolah. Maka sudah dapat dipastikan bahwa ilmu pengetahuan yang telah dipelajari dan dipahami sebelumnya akan memudar. Bahkan efek terberatnya ialah lupa terhadap ilmu-ilmu yang sudah dipelajari.

Segi Kehidupan Keluarga dan Masyarakat

Dampak negatif dan bahaya yang satu ini muncul terkait dengan interaksi yang dilakukan oleh para pelaku pergaulan bebas dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat. Adapun dampak negatif dan bahaya tersebut, diantaranya:

Jarang Berkomunikasi dan Hubungan Yang Renggang

Dampak dan bahaya pertama yang mungkin saja muncul dalam sisi keluarga dan masyarakat akibat pergaulan bebas adalah komunikasi dan hubungan yang semakin jarang nan renggang. Hal ini terjadi karena para pelaku pergaulan bebas cenderung menjaga jarak dan enggan berkomunikasi dengan siapapun sehingga tak heran apabila komunikasi dan hubungan dengan keluarga dan masyarakat akan semakin jarang dan renggang.

Munculnya Perselingkuhan

Ini adalah salah dampak yang bisa saja muncul dalam kasus orang dewasa yang sudah menikah. Hal ini bisa saja terjadi karena orang dewasa juga memiliki kemungkinan untuk bisa terjerumus ke dalam dunia pergaulan bebas. Berbagai faktor yang bisanya menjadi penyebab utama pada poin ini adalah kondisi rumah tangga bersama pasangan yang kurang nyaman dan baik. Terutama dalam hal seksualitas dan diperparah dengan komunikasi yang buruk. Dalam kasus ini, baik wanita maupun pria memiliki persentase yang sama, yaitu 50:50 dalam melakukan hubungan perselingkuhan. Baik pria maupun wanita yang hubungan rumah tangganya buruk akan terjerumus ke dalam pergaulan bebas yang bertajuk perselingkuhan. Bagi pria maupun wanita juga tidak jarang melampiaskannya pada PSK atau gigolo.

Melanggar Norma-Norma Masyarakat

Adanya pergaulan bebas di dalam dunia para remaja biasanya akan menimbulkan berbagai pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat, seperti mengkonsumsi minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang di sembarang tempat. Meskipun pada hakikatnya norma-norma tersebut tidaklah tertulis namun apabila perbuatan tersebut dilakukan sebagaimana yang telah dijelaskan, maka sudah barang tentu bahwa mereka melanggar etika kehormatan di dalam masyarakat. Selain itu, tak jarang bahwa kebiasaan-kebiasaan para pelaku pergaulan bebas tersebut membuat malu dan resah masyarakat, yang mana oleh masyarakat lain dipandang sebagai daerah yang tidak arif dan kurang baik tingkah lakunya.

Kurangnya Rasa Percaya Diri

Salah satu akibat yang muncul bagi para pelaku pergaulan bebas dalam masyarakat adalah mereka kurang memiliki rasa percaya diri untuk tampil di hadapan umum. Oleh karena itu, kebanyakan pelaku pergaulan bebas tak banyak melakukan pergerakan di tengah-tengah masyarakat dan lebih memilih untuk menyendiri serta menjauh dari keramaian karena kurangnya rasa percaya diri yang dimilikinya.

Salah satu contoh kurangnya rasa percaya diri untuk muncul bagi para pelaku pergaulan bebas karena menderita penyakit HIV/AIDS. Selain karena merupakan penyakit yang menular, para penderita HIV/AIDS memang secara fisik, mental, dan psikologis mengalami krisis kepercayaan diri terhadap keberadaan mereka di tengah-tengah masyarakat. Sehingga mereka lebih memilih untuk sendiri dan bersikap tertutup.

Catatan Penting

Banyak sekali dampak negatif dan bahaya yang ditimbulkan akibat adanya pergaulan bebas yang secara keseluruhan menjangkit kalangan remaja daripada orang dewasa.
Bergaul dalam dinamika kehidupan memang diperlukan terlebih sebagai makhluk sosial yang tidak mampu hidup sendiri, namun sudah seyogyanya dilakukan dalam batas yang wajar, hal yang positif, dan tidak berlebihan tentunya.
Pintar-pintarlah dalam memilih dunia pergaulan agar tidak terjerumus ke dalam dunia pergaulan bebas yang serba negatif dan tidak baik dari berbagai sisi kehidupan.
Diperlukan keseimbangan antara rasa ingin tahu yang dimiliki khususnya oleh para remaja dan ilmu pengetahuan yang dipelajari serta dipahami untuk bisa menjawab rasa keingintahuan tersebut.

Meskipun peringatan ini sejatinya untuk anak remaja namun faktanya orang-orang dewasa pun juga harus diperingatkan kembali akan akibat pergaulan bebas. Hanya saja para remaja memang sangat ditekankan agar mampu menghindari pergaulan bebas karena kondisi mental yang masih labil, emosi yang belum terkendali secara sempurna, dan pemikiran serta pengambilan keputusan yang sering kali goyah dan kurang matang. Berbeda dengan orang dewasa yang sudah matang di segala hal termasuk emosi dan pemikiran.

Senin, 24 Juli 2017

6 Bahaya Makanan Kadaluarsa Untuk Kesehatan Tubuh

Makanan yang telah kadaluarsa merupakan makanan yang berbahaya bagi lambung yang tidak hanya terjadi pada makanan yang di bungkus plastik atau dalam kemasan kardus saja tetapi juga pada jenis makanan kalengan. Makanan yang sudah melewati batas waktu untuk dikonsumsi, Tidak layak dikonsumsi lagi, Karena disinyalir telah terkontiminasi dengan beberapa radikal bebas dan mengandung bibit penyakit berupa jamur serta bakteri yang dapat mengganggu kesehatan tubuh manusia.

Ciri ciri makanan kadaluarsa

Makanan yang hampir memasuki masa kadaluarsa biasanya belum mempunyai tanda atau ciri ciri yang menyatakan bahwa kondisi makanan tersebut sudah tidak layak lagi dimakan. Kondisi makanan cenderung masih terlihat baik. Namun sebenarnya makanan yang memasuki masa kadaluarasa, nutrisi pada makanan telah mengalami penguapan sehingga makanan tidak lagi memiliki nilai gizi yang memadai.

Bagaimana Ciri ciri makanan yang benar benar tidak layak untuk dikonsumsi?

Adanya Perubahan rasa
Berbau tidak sedap
Ditumbuhi jamur
Berlendir dan legket
Mudah hancur
Berulat atau belatung
Tampilan bentuk dan warna berubah dari aslinya

Bahaya makanan kadaluarsa jika dikonsumsi secara berlebihan

Bahaya makanan kadaluarsa terhadap tubuh manusia dapat terjadi secara bertahap dan tidak bisa langsung. Tubuh mengalami gangguan kesehatan mulai dirasakan setelah satu bulan jika seseorang tersebut mengkonsumsi makanan kadaluarsa setiap hari. Pada dasarnya makanan yang telah kadaluarsa tidak disarankan untuk dimakan lagi. Makanan tersebut dapat menyebabkan beberapa keluhan kesehatan, Diantaranya:

1. Sakit perut

Makanan kadaluarsa yang telah berjamur sudah bisa dipastikan mengandung bakteri yang muncul akibat enzim pada makanan telah mengalami pembusukan dan terkontiminasi radikal bebas sehingga terjadilah penguraian oleh bakteri yang jika masuk dalam perut dapat menyebababkan sakit perut.

Baca juga : obat sakit perut paling aman

2. Diare

Makanan kadaluarsa yang telah berlendir, berbau tidak sedap dan terdapat ulat ulat kecil atau belatung maka sudah bisa dipastikan bahwa makanan tersebut sudah rusak dan mengalami proses pembusukan oleh bakteri. Kondisi makanan tersebut dapat menyebabkan seseorang terserang diare.

Baca juga : Cara mengatasi diare secara cepat

3. Sembelit

Makanan yang telah mengalami perubahan bentuk, warna dan rasa dapat menyebabkan sembelit, Karena zat nutrisi termasuk serat yang ada didalamnya sudah hilang. Keadaan makanan tersebut dapat menyebabkan proses pembuangan feses menjadi sulit.

4. Keracunan

Makanan yang telah kadaluarsa mungkin saja tidak akan berdampak buruk pada anak anak yang hanya mengkonsumsinya sekali. Namun jika dikonsumsi setiap hari dan berlebihan maka reaksi kimia yang ada didalam makanan itu berubah menjadi racun dan mencederai organ pencernaan dan menyebabkan seseorang keracunan. Keracunan biasanya diawali dengan muntah muntah.

Baca juga : pertolongan pertama keracunan makanan

5. Bahaya bagi perkembangan janin

Ibu hamil yang gemar menyantap makanan yang telah kadaluarsa selama masa kehamilannya, maka perkembangan janin akan terhambat. Bayi tidak mendapat nutrisi yang baik dari makann kadaluarsa. Makanan kadarluasa yang mengandung bakteri dapat menyebabkan janin tidak bisa tumbuh dengan normal.

6. Rentan melukai lambung anak anak

Bahaya makanan yang sudah lama atau kadaluarsa pada anak anak usia dini cenderung lebih rentan terjadi ketika seseorang mengkonsumsinya dalam jumlah berlebihan dalam satu hari. Lambung anak anak lebih mudah teriritasi oleh berbagai macam bahan pengawet yang telah mengalami perubahan reaksi akibat makanan yang dikonsumsinya telah kadaluarsa. Anak anak lebih mudah mengalami sakit perut dan diare. Hal itu merupakan kondisi yang sangat berbahaya jika anak anak terus menerus mengkonsumsi makanan kadaluarsa karenaefek bahaya pengawet makanan tidak akan bisa terhindari lagi.

Cara Mengetahui Makanan Yang Telah Kadaluarsa

Banyak orang yang membeli makanan dipasar, ditoko atau supe rmarket tanpa memeriksa terlebih dahulu tanggal batas waktu untuk dikonsumsi. Membaca dan memperhatikan tenggat waktu pada makanan sangat penting guna untuk mencegah munculnya keluhan kesehatan setelah mengkonsumsinya.

Baca dan perhatikan baik baik pada permukaan kemasan bagian luar yang menerangkan tentang batas dari tanggal makanan untuk dikonsumsi.Perhatikan tampilan fisik dan bentuk dari makanan. Jika ada perubahan yang mencurigakan berupa bercak bercak putih, berlendir dan bau tak sedap maka makanan tersebut telah kadaluarsa.Perhatikan baik baik anjuran yang ada pada kemasan makanan yang bertuliskan Full by date yaitu dimana tentera tanggal, bulan dan tahun ketika produk makanan tersebut berada didalam gudang toko dan siap dipajang untuk dijual.Disarankan untuk tidak membeli dan mengkonsumsi makanan yang telah terpapar sinar matahari langsung selama berhari hari, Karena disinyalir kandungan nutrisi dan zat kimia yang ada didalamnya telah bereaksi dengan sinar matahari. Walauoun kondisi makanan tersebut tidak kadaluarsa tetapi jika terus menerus terapapar sinar matahari maka kualitas rasanya akabn berkurang dan tidak nikmat lagi sama seperti makanan yang telah kadaluarsa.Cek dan perhatikan kapan barang atau produk makanan pertama kali masuk kedalamm sebuah toko dan dijual kepublik. Penjelasan detailnya biasanya tentera pada kemasan produk bagian luar.

Makanan yang bagaimana yang bisa masuk sebagai kategori makanan kadaluarasa ?

Perlu diketahui bahwa makanan dapat dinyatakan sebagai makanan kadaluarsa bukan hanya karena telah melewati batas waktu untuk dikonsumsi namun juga dapat dikarenakan telah mengalami kerusakan yang disebabkan oleh faktor alam. Misalnya :

1. Makanan kalengan yang memiliki masa berlaku jualnya masih lama namun fisik kalengnya telah penyok dan memiliki lubang kecil yang jika didiamkan saja akan mengalami kontak dengan udara bebas yang telah terkontiminasi dengan kotoran. Mkanan tersebut dapat berbahaya bagi kesehatan dimana efek sampingnya sama jahatnya dengan makanan yang telah kadaluarsa.

2. Makanan yang dibungkus plastik seperti aneka roti dapat tercemar kualitas rasa dan nutrisinya jika permukaan plastiknya mengalami kerusakan berupa sobek, Berlubang atau tersayat benda tajam. Kondisi itu dapat mempermudah debu dan kotoran lain yang kasat mata kedalam makanan.

3. Makanan yang dikemas dalam kertas seperti kardus misalnya kue kue kering dapat juga disusupi segala kotoran yang terbawa lewat udara jika kemasnnya mengalami kerusakan yang diakibatnya terrtindih oleh produk makanana lain yang mempunyai bobot lebih berat. Penekanan berat dari makanan lain mampu membuat permukaan kardus produk mengalami lubang dan sayatan tipis yang tidak mudah terligat oleh mata.

Makanan yang sedang memasuki batas waktu yang ditentukan apakah masih aman dikonsumsi?

Untuk menjaga kesehatan tubuh agar tetap sehat sebaiknya hindari segala bentuk makanan yang telah kadaluarsa. Banyak makanan yang masih aktif dijual ketika makanan akan memasuki batas waktu dikonsumsi kira kira 3 minggu sampai setengah bulan lagi. Walaupun makanan tersebut masih bisa dikonsumsi namun lebih baik jika anda mengkonsumsi makanan yang masih baru atau masih memiliki waktu deadline masih jauh sekitar 3 sampai 4 bulan lagi. Hal ini mencegah terjadinya pertumbuhan bakteri pada makanan tersebut dan menghindari gangguan kesehatan pencernaan terutama pada anak anak yang rentan terserang gejala diare.

Senin, 03 Juli 2017

11 Bahaya HIV AIDS Bagi Tubuh Penderitanya

HIV AIDS telah menjadi penyakit yang membuat yang paling menakutkan bagi dunia. Penyakit menular ini disebabkan oleh infeksi virus yaitu Human Immunodeficiency. Virus akan menyebabkan tubuh penderita memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah. Ada beberapa tahapan atau fase sebelum HIV berubah menjadi AIDS dalam tubuh. Selama virus telah masuk ke dalam tubuh maka HIV akan berkembang dengan berbagai proses.


Bagian yang paling menakutkan adalah apabila HIV berkembang menjadi AIDS. Penderita akan mengalami berbagai masalah kesehatan dari tahap ringan hingga berat. Butuh waktu yang lama dari perubahan infeksi HIV menjadi AIDS, tapi pada dasarnya tidak ada waktu pasti untuk setiap penderita. Penderita dengan sistem kekebalan tubuh yang bagus mungkin membutuhkan waktu yang lebih lama dari infeksi HIV ke AIDS. Mengapa penyakit HIV AIDS sangat ditakuti? Pada dasarnya penyakit ini memang sangat berbahaya. Bahaya HIV AIDS tidak hanya mengancam nyawa penderita sendiri tapi juga orang lain dari potensi penularan yang besar. Berikut ini adalah beberapa macam bahaya HIV AIDS dilihat dari berbagai aspek.

Bahaya HIV AIDS Aspek Kesehatan

Kondisi kesehatan menjadi hal yang paling diperhatikan dari penderita HIV AIDS. Meskipun hingga saat ini obat untuk penyakit ini belum ditemukan, maka sebenarnya jenis obat tertentu dikembangkan untuk menjaga kondisi penderita. Dibawah ini adalah beberapa macam bahaya HIV AIDS dari aspek kesehatan.

1. Infeksi TBC (Tuberkolosis)

Salah satu penyebab kematian terbesar dari penderita HIV AIDS adalah penyakit TBC atau tuberkolosis. Penyakit ini bisa diderita oleh penderita HIV AIDS karena terkena infeksi dari bakteri tuberkolosis. Tubuh penderita akan mengalami demam, batuk berdarah, lemah dan kekurangan daya untuk melakukan aktifitas ringan. Ini adalah jenis infeksi yang paling banyak ditemukan dari penderita HIV AIDS.

2. Tipes

Tipes mudah menyerang penderita HIV AIDS. Penyakit ini disebabkan karena infeksi dari bakteri Salmonella yang tinggal di dalam air atau makanan yang kurang bersih. Kondisi penyakit ini memang sangat umum tapi pada penderita HIV AIDS maka penyakit bisa berkembang lebih cepat dan menyebabkan infeksi yang lebih parah. Beberapa gejala tipes yang sering ditemukan adalah sakit perut, diare, demam, batuk, mual, dan muntah. Perawatan diperlukan untuk penderita HIV AIDS apabila sudah terkena penyakit ini.

3. Infeksi Herpes

Penyakit herpes memang sangat umum tapi pada penderita HIV AIDS maka kondisi penyakit ini bisa menjadi lebih parah. Virus akan tinggal dalam tubuh penderita sehingga ketika sistem kekebalan tubuh lemah maka infeksi dapat menyerang kapan saja. Infeksi ditunjukkan pada herpes yang muncul pada kulit dan alat kelamin. Namun penderita HIV AIDS bisa menghadapi kondisi yang serius bila virus sudah menyerang bagian mata, paru-paru, jantung dan saluran pencernaan.

4. Radang Kulit

Radang kulit adalah salah satu infeksi yang sangat umum untuk penderita HIV AIDS. Kulit mereka menjadi sangat sensitif sehingga mudah terkena infeksi virus candida. Penyakit ini menyebabkan infeksi yang serius pada bagian selaput lendir, lidah, tenggorokan dan vagina. Penyakit ini bisa sangat menyakitkan terutama jika virus sudah menginfeksi bagian dalam tubuh.

5. Meningitis (Radang Selaput Otak)

Meningitis menjadi ancaman bahaya yang sangat serius untuk penderita HIV AIDS. Peradangan akan terjadi pada bagian selaput dan cairan yang berada di bagian sum-sum tulang belakang dan juga otak. Infeksi ini dapat menyebabkan pusing dan sakit kepala yang sangat hebat. Seringkali penderita HIV AIDS tidak dapat tertolong karena infeksi meningitis.

6. Kanker


Penderita HIV AIDS juga menghadapi resiko terkena penyakit kanker. Penyakit ini bisa menyerang tubuh karena infeksi dari berbagai bakteri dan virus yang terus berkembang dalam tubuh dan berbagai organ dalam tubuh. Salah satu jenis kanker yang sangat aktif pada penderita HIV AIDS adalah sarkoma Kaposi (penyakit kanker yang muncul pada bagian pembuluh darah. Penyakit ini ditandai dengan perubahan warna kulit menjadi ungu, merah atau merah muda. Penyakit ini juga akan menyerang organ lain sepeti paru-paru dan semua saluran pencernaan.

7. Penyakit Neurologis

Semua jenis penyakit yang berhubungan dengan sistem syaraf menjadi ancaman bagi penderita HIV AIDS. Penyakit ini ditandai dengan melemahnya sistem saraf karena infeksi bakteri dan virus dalam tubuh penderita. Beberapa tanda awal dari penyakit ini adalah seperti lupa ingatan, cemas, tidak bisa berjalan dan perubahan kondisi mental. Bahkan beberapa penderita juga bisa mengalami penyakit demensia.

8. Gagal Ginjal

Penderita HIV AIDS juga mudah terkena penyakit yang terjadi karena infeksi bakteri atau peradangan pada organ ginjal. Penyakit ginjal ini dapat menyebabkan penderita mengalami gangguan pada sistem kemih. Terkadang penyakit ini juga ditemukan pada penderita HIV yang masuk dalam fase sedang atau fase pengembangkan virus dalam tubuh.

Bahaya HIV AIDS Aspek Sosial Ekonomi

Ada berbagai tekanan berat yang selalu dihadapi oleh penderita HIV AIDS. Kondisi sosial ekonomi selalu menjadi ancaman yang sangat serius. Perawatan untuk mendapatkan obat HIV AIDS memang tidak mudah dilakukan. Dibawah ini adalah beberapa ancaman bahaya yang dilihat dari aspek sosial ekonomi :

1. Kehilangan Pekerjaan


Tidak banyak lapangan pekerjaan yang khusus dibuka untuk penderita HIV AIDS. Penyakit ini masih dianggap sebagai penyakit yang mudah menular lewat udara atau proses yang lain.Selain itu, penderita HIV AIDS tidak mudah mendapatkan pekerjaan karena mungkin sulit untuk lolos dalam tes kesehatan. Banyak penderita HIV AIDS yang akhirnya harus keluar dari pekerjaan dan tidak mampu melanjutkan perawatan.

2. Tidak Mampu Beraktivitas

Berbagai jenis penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri dan virus menjadi kendala kesehatan yang besar untuk penderita HIV AIDS. Mereka mudah menjadi sakit dan tidak bisa melakukan berbagai macam aktivitas dengan mudah. Karena itulah penderita HIV AIDS akan merasa sangat terbatas dalam menjalankan pekerjaan dan aktifitas lain.

3. Tidak Diterima Lingkungan

Lingkungan sosial memang mengakui bahwa penyakit HIV AIDS itu memang ada. Tapi sikap sosial terhadap penderita HIV AIDS memang masih sangat minim. Banyak penderita yang akhirnya harus hidup terisolasi karena tidak diterima oleh lingkungan. Bahkan banyak penderita HIV AIDS yang merasa sulit untuk kembali ke keluarga atau lingkungan awal. Meskipun sikap ini tidak benar tapi masih banyak hambatan besar bagi penderita HIV AIDS untuk kembali ke lingkungan yang baik.

Bahaya HIV AIDS Aspek Psikologis

Mental menjadi masalah yang cukup serius untuk penderita HIV AIDS. Pada dasarnya tidak ada penderita yang mudah menerima kenyataan jika memang terkena penyakit ini. Ancaman yang paling serius adalah tekanan mental berat yang bisa menyebabkan kondisi tubuh semakin lemah. Hal ini juga memicu depresi dan bunuh diri yang sangat besar bagi penderita HIV AIDS. Jadi dukungan dari keluarga dan lingkungan bisa membantu penderita HIV AIDS agar mendapatkan kehidupan yang layak.

Fakta Penyakit HIV AIDS

Banyak orang yang pada awalnya menganggap bahwa penyakit ini bisa menular dengan mudah dari udara maupun sentuhan. Tapi ilmu pengetahuan terus berkembang dan menemukan bahwa bahaya HIV AIDS hanya bisa menular lewat kontak cairan atau darah. Beberapa penyebab yang membuat penularan HIV AIDS adalah seperti kontak seksual atau hubungan seksual, pemakaian jarum suntik yang berganti dari penderita HIV AIDS ke orang normal, transfusi darah dan semua kegiatan yang melibatkan kontak cairan dari tubuh penderita HIV AIDS ke orang sehat.

Terdapat bebrapa fakta tentang HIV AIDS yang belum banyak diketahui seperti :

HIV adalah tahap pertama ketika penderita mendapatkan infeksi dari HIV yang menjadi penyebab awal dari AIDS. Penderita bisa membutuhkan waktu dalam jangka yang sedang hingga panjang agar HIV berkembang menjadi AIDS.Ketika penderita mendapatkan infeksi HIV maka bisa menggunakan beberapa obat-obatan khusus yang mencegah agar perkembangan virus tidak terlalu cepat. Obat-obatan juga digunakan untuk melawan infeksi penyebab kerusakan kekebalan tubuh.AIDS adalah bentuk dari kelanjutan sindrom awal yang disebut HIV. Penderita yang tidak menjalani program pengobatan bisa mengalami tahap HIV menjadi AIDS dalam waktu yang lebih cepat.Penularan HIV AIDS biasanya akan bertahap mulai dari positif HIV hingga menjadi AIDS. Bahkan beberapa penderita harus melakukan tes berulang untuk memastikan adanya infeksi virus HIV.Ibu hamil bisa menularkan HIV kepada janin karena proses transfer darah dari plasenta ibu hamil. Namun ibu hamil bisa mencegah penularan dengan mengkonsumsi obat dan tidak memberikan air susu kepada bayi yang sudah lahir.